Never Give Up with Sophie Paris

Never Give Up with Sophie Paris

Sophie Paris cabang Makassar

“Friend-friend, kamu sudah punya koleksi baru dari Sophie Paris?” Kata CEO Sophie Paris sambil menyuruh kami menepuk pundak teman yang berada di samping kami, setelah memperlihatkan beberapa koleksi dari Sophie Paris yang dikenakan oleh model-medel cantik. Terlihat konyol dan terdengar sangat provokatif banget yah hehe.

Bertahun-tahun yang lalu, entah tahun berapa saya pun sempat menjadi salah satu member dari brand anyar ini, ketika itu saya terpaksa menerima pinangan sebagai member karena yang mengajak adalah emak sahabat saya, tak mungkinlah saya tolak, beliau sudah seperti emak saya sendiri. Sayangnya tak ada prestasi yang dapat saya banggakan tentang menjadi member ini, yang ada malah hobi belanjain diri sendiri semakin menggebu dari katalog-katalog terbaru yang dikirimi dengan penuh cinta oleh emak sahabat saya tiap bulannya… Jika saat itu terulang, sepertinya yang paling cocok bertanya “Friend-friend, kamu sudah punya koleksi baru dari Sophie Paris?” adalah saya!.

Sophie Paris adalah salah satu perusahaan direct-selling yang ada di Asia, telah melakukan re-branding dari Sophie Martin menjadi Sophie Paris dan merupakan perusahaan yang memimpin di bidangnya se-Asia. Awal dibangun sebagai bisnis rumahan yang memproduksi tas tangan pada tahun 1995 oleh Bruno Hasson, seorang pengusaha dari Prancis, kini kisah sukses ini telah terdengar dimana-mana.

Minggu 13 Agustus kemarin sebuah event cantik diadakan oleh Shopie Paris cabang Makassar “Dream Big Never Give Up”, mengintip narasumber dalam acara itu membuat rasa penasaran saya muncul, sebab salah satu narasumber adalah CEO Shopie Paris –ini dia nih orangnya-.

Saya sengaja datang lebih cepat karena memang ingin melihat beberapa koleksi dari Sophie Paris yang sempat saya incar setelah mengintip sebuah katalog (lagi -__-) milik salah kak Nanie -ini blognya: https://nanie.me – yang tertinggal di rumah setelah mengunjungi event Sohie Paris sebelumnya, entahlah saya lupa tertinggalnya katalog ini disengaja atau bukan.

Lama tak bersua dengan Sophie Paris ternyata ia telah memiliki store yang begitu nyaman dan cantik, tapi tak saya sangka dan tak saya duga kantor itu sudah penuh sesak satu jam sebelum acara dimulai, banyak sekali yang datang, maka setelah registrasi saya pun bergegas ke lantai 3 tempat acara akan di adakan. Sophie branch Makassar ini merupakan cabang ke-5 yang telah dibuka di Indonesia setelah Jakata (Semanggi, TB Simatupang), Cibinong dan Medan. Hingga saat ini Sophie Paris telah memiliki lebih dari dua juta member  yang mampu menjual sekitas 50.000 tas per hari. Woow!

Tepat pukul 15-00 wita acara pun dimulai, dibuka oleh MC dan langsung diisi oleh tiga narasumber secara bergantian; Deasy rahayu selaku Country Branch Director, Gregory Fauvet selaku marketing dan Bruno Hasson selaku CEO dan founder Sophie Paris.

Mari Sukses Bersama

Siapa yang tidak mau sukses? Tentu dalam hidup ini tidak ada yang tidak mau tidak sukses, semua ingin agar kesuksesan selalu ada untuk menyertai kita, untuk keluarga dan untuk semua orang-orang tersayang. Tapi untuk sukses tentu tidak dengan mudah begitu saja dapat terjadi harus ada usaha, semangat dan doa.

Saya tidak pernah mengenal Deasy Rahayu, Country Branch Manager dari Sophie Paris ini sebelumnya. Yang dapat saya tangkap Ia adalah orang yang sangat bersemangat, dengan wajah penuh senyum dan mengenakan outfit serba merah dan yang pasti itu merupakan koleksi dari Sophie Paris. Sore itu Ia berbagi cara agar dapat sukses bersama Sophie Paris, salah satunya dengan menjadi member, mengikuti berbagai acara-acara dan pertemuan-pertemuan yang di adakan oleh Sophie Paris -pantas saya tak sukses bersama Sophie Paris XD-, mengambil semua kesempatan yang diberikan oleh perusahaan dan jeli melihat peluang pasar. Sesi dari Deasy Rahayu ini diakhiri dengan tepuk tangan yang begitu ramai oleh semua yang hadir dalam acara tersebut.

Acara dilanjutkan oleh Gregory Fauvet sebagai narasumber berikutnya. Ya, saya juga ternyata tidak mengenalnya, sependek yang saya tahu Ia adalah orang baik yang sangat ramah. Dalam kesempatan ini Gregory berkesempatan berbagi tentang strategi marketing dan membangun rasa percaya diri serta membangun sisi positif dari diri dan dalam kehidupan.

Ada 5 kunci yang harus kita tahu untuk menjadi sukses, Ia menyebutnya 5 Golden Rule;

  1. Never Give Up, hindari melihat segala sesuatu dari sisi negatif, kita harus memiliki semangat, jangan mudah menyerah dan mengubah cara berpikir untuk selalu berpikir positif.
  2. Percaya diri, percaya pada diri sendiri tentang kemampuan yang kita miliki.
  3. Jangan Dengarkan Perkataan Negatif Orang Lain, seringkali kita mendapat respon yang kurang baik atas apa yang kita lalukan seperti kata-kata: tidak bisa, tidak mampu, sangat susah, bukan untukmu; kata-kata yang dapat menjatuhkan mental dan semangat. Jika ingin berhasil maka jangan dengarkan hal-hal tersebut agar langkah kita tidak berhenti begitu saja.
  4. Kerja Keras, no pain no gain, semua kebaikan, keberuntungan dan kesuksesan yang orang lain lihat dari kita adalah hasil dari kerja keras. Maka berkerja keraslah untuk kesuksesan.
  5. Jangan Takut Gagal, kegagalan adalah bagian dari hidup dan bisnis. Yang terbaik adalah belajar dari kesalahan. Cobalah untuk mengubah hal negative menjadi postif. Kegagalan adalah proses belajar.

Jika kita ingin sukses, maka kita harus memiliki pemikiran yang positif, apapun yang terjadi pada kita, pada bisnis atau pada keluarga sekalipun, kita tetap harus berpikir positif. Gregory menutup presentasinya dengan memberikan semangat kepada semua yang hadir agar jangan mudah menyerah.

Setelah Gregory, sesi terakhir yang dinanti-nanti bersama Bruno Hasson pun datang juga, saya tidak menyangka banyak sekali fans Bruno di ruangan itu hingga begitu kerasnya riuh tepuk tangan membahana dalam ruangan sempit itu tanpa henti jika tidak dihentikan oleh MC -asal kalian tahu yang hadir semua emak-emak, macam emak sahabat saya XD-. Di kesempatan sore itu Bruno berbagi tentang bagaimana Ia memulai usaha Sophie Paris, kemudian tanpa ragu berbagi foto-foto kesederhanaannya; memulai usaha tersebut dari rumah dengan sebuah mesin jahit manual, melakukan marketing dari rumah-ke rumah, mengendarai becak, membuka show room kecil pada sudut ruang tamunya serta begitu gigihnya mempromosikan Sophie Paris ini kemana saja dan kepada siapa saja.

Kini produk Sophie Paris tidak hanya sebatas fashion wanita saja, tapi juga ada untuk pria. Bahan yang digunakan sebagian besar adalah bahan lokal yang diproduksi spesial untuk Sophie Paris berupa kulit sintetis juga beberapa diantaranya kulit asli untuk produk-produk tertentu seperti dompet pria. Sophie Paris juga mengeluarkan rangkaian kosmetik dengan bahan alami serta parfum-parfum dengan wangi menyenangkan yang tentu saja terjaga kehalalannya. Tak sampai di sana, Sophie Paris pun menyediakan berbagai peralatan dapur.

Bagi saya dapat bertemu orang sehebat Bruno adalah hal yang sangat membahagiakan. Ada banyak hal yang dapat kita ambil untuk benar-benar berusaha maju dan menjadi sukses seperti dia. Tak heran kini Sophie Paris dikenal oleh banyak orang.

Acara yang menyenangkan, padat dan sangat berkesan. Terima kasih Sophie Paris!.

 

One Response

  1. ” … entahlah saya lupa tertinggalnya katalog ini disengaja atau bukan ….”

    Kayaknya disengaja deh hahaha. (Pintar mantong Nanie kalo sengaja ki :)))